Monday, 4 August 2014

JANGAN

Adikku,

Jika kau tahu bagaimana terlukanya hati abah, kau tak akan sanggup melihatnya walau sebelah mata apatah lagi menyentuhnya. Jika kau rasa abah tak perlu wujud di setiap hidupmu, percayalah..kau tak mungkin tenang walau kau baik dengan semua orang. Amal ibadatmu itu hanya sia-sia sesudah kau sakiti hati ayahmu.

Adikku,

Jika suatu hari nanti abah pergi menjemput ilahi, kita cuma ada emak. Hanya emak dan adik beradik. Kita saling bergantungan. Apa saja yang bisa kita lakukan andai kau ingin abah tiada disisi?

Aku pernah melalui apa yang kau lalui saat ini. Darah mudamu tak bisa menyatakan keinginan hati. Jangan..

..Jangan adikku.

Mari aku ajarkan bagaimana kau bisa melihat hati abah yang lembut. Hati abah yang tak bisa disentuh. Agar nanti kau tahu, kita adalah nyawa seorang ayah.

Kakakmu.


No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.